Reflection Around Us #4
Karya ini merespon dinamika lanskap sekitar yang bertransisi dari kesuburan menuju kepungan kemarau. kepudaran atau kerapuhan sebuah objek ditangkap bukan sebagai bentuk kematian, melainkan sebagai objek atau bentuk ketahanan tempat dedaunan liar, daun berguguran, daun pisang kering, serta cabang-cabang yang mengeras saling berikatan mempertahankan hidup. Hembusan angin menyerakkan serpihan dedaunan maupun cabang, dalam wujud-wujud ambigu yang menjembatani narasi antar lanskap. Sehingga di balik tekstur tersebut, membentuk keromantisan dalam sebuah pemaknaan baru yang merayakan ketangguhan, metamorfosis batin, dan keindahan di tengah keheningan alam yang gersang.
