Fragment Energy
Ada benda-benda yang sejak kecil sudah diajari untuk kita percaya. tedhak siten bukan pula sekadar barang yang kebetulan diletakkan di dalam kurungan ayam. Anak memilih salah satunya, lalu orang dewasa mulai sibuk membaca masa depan. Seolah nasib bisa disimpan di dalam sebuah kurungan, kemudian tinggal menunggu tangan kecil menentukan kemana hidup akan berjalan. Ingatan itu saya tarik kembali ke kehidupan sekarang. Benda-benda itu kemudian saya susun ulang menjadi fragmen, potongan kecil dari ingatan yang mungkin sudah tua, tetapi ternyata masih menyimpan cara manusia memahami hidup.
