Skip to content
ArtJakarta Scene 2026 : The First Passage

The First Passage hadir sebagai penanda tonggak penting bagi Artmeru Gallery, sebuah keterlibatan perdana dalam peta pasar seni berskala internasional melalui partisipasi pada Art Jakarta 2026 di Jiexpo Kemayoran, 2-4 Oktober 2026. Sebagaimana tersirat dalam judulnya, Presentasi ini tidak sekedar keikutsertaan seremonial belaka, melainkan pilihan Artmeru sebagai keharusan yang lahir dari kesadaran; membersamai perupa pilihan Jawa Timur ke hadapan pasar seni yang lebih luas, sekaligus menempatkan Artmeru sebagai bagian dari percakapan seni rupa kontemporer Indonesia di hari ini.

Presentasi ini menghadirkan enam belas perupa — Andreas Wijaya, Bagas Rachelma, Dimas Prayogo, Friski Jayantoro, Gatot Kumaidi, Hendoeng, Kharisma Adi, Marcelina Adeline, Mujib Darjo, Osyadha Ramadhana, Rizky Alison, Sihabudin, Tezzar Aris, Thariq Ramadhan, Victor Syahrul Akbar, dan Yudho Dwi Cahyo —  sebagai kurasi awal untuk memproyeksikan arah perjalanan artistik Artmeru ke depan. Bagi kami, pemilihan ini tidak lepas persoalan representasi saja, tetapi juga mengupayakan ulang posisi ekosistem seni rupa Malang Raya dan Jawa Timur dalam konstelasi yang lebih besar.

The First Passage dengan demikian bergerak dalam beberapa lapis makna yang saling menopang. Presentasi ini menjadi babak baru untuk Artmeru sebagai institusi, sebagai ambang penentu bagaimana galeri ini akan dikenal dan diposisikan ke depan. Kemudian, ini juga menjadi bentuk membersamai para seniman yang kami bawa sebagai perjalanan dan mempertemukan langsung pada publik yang lebih luas di Jakarta. Dan kemudian, presentasi ini juga berupaya untuk memperluas dialog lintas kota yang selama ini kami rawat, yang kini merentang lebih jauh ke Jakarta sebagai simpul pasar seni internasional, dalam bentuk penghadiran secara setara dalam percakapan yang lebih besar tanpa meleburkan identitas kedaerahan.

Melalui The First Passage, Artmeru tidak semata memperkenalkan diri sebagai pendatang baru, tetapi menegaskan posisi sebagai penghubung — antara seniman dan pasar, antara wacana lokal Malang Raya dan sirkulasi seni rupa nasional, serta antara langkah pertama ini dengan proyek-proyek kolaboratif yang akan menyusul kemudian.


Participating Artists